Semut dan Rayap apakah sama?

oleh | Sep 11, 2025 | Artikel Tentang Hama | 1 Komentar

Bila kita melihat hama semut dan rayap hampir sama, dikarenakan seringkali kita menemukan sarang dari hama tersebut berupa gundukkan tanah. Selain gundukkan tanah, hama rayap dan semut juga memiliki siklus kehidupan yang mirip yaitu salah satunya memiliki kasta yang dinamakan ratu dan prajurit meskipun berbeda tugas antara ratu dari hama semut dan rayap.

Pelajari faktor penyebab semut ada di tempat kalian

Hampir setiap jenis semut yang ada di Indonesia umumnya akan membangun sarangnya di area luar rumah. Sehingga melihat barisan semut yang masuk kedalam rumah untuk mencari makan merupakan hal yang menyebalkan

Ada 4 alasan utama kenapa rumah banyak semut, yaitu:

  1. Sisa-sisa makanan – Semut dengan bantuan antenanya dapat berjalan jauh hanya untuk mencari makanan. Ketika mereka menemukan sumber makanakan yang di rasa cocok lalu mereka akan mengeluarkan zat kimia yang akan digunakan oleh sisa koloni semut untuk kembali ke sumber makanan tersebut, seperti remah-remah makanan atau tumpahan minuman manis di lantai atau meja yang tidak segera di bersihkan
  2. Banyak retakan atau lubang pada dinding atau bangunan ( Struktur Bangunan ) – Retakan dan lubang pada dinding atau bangunan seringkali dijadikan ruang merangkak semut untuk masuk ke dalam. Pentingnya untuk memperhatikan struktur bangunan di tempat kita, meminimalkan atau menutup lubang yang di jadikan akses masuk dari semut
  3. Terdapat tanaman hidup di dalam – Meletakan tanaman hidup adalah solusi dekorasi alami yang baik, namun juga dapat menjadi penyebab datangnya hama serangga seperti nyamuk dan semut
  4. Tingkat kelembaban yang tinggi di dalam rumah – Semut tidak terlalu mebutuhkan air untuk bertahan hidup. Namun demikian ada jenis semut seperti semut tukang kayu yang sangat suka bersarang di dekat kayu lemari yang lembab dan di dekat pipa atau wastafel yang bocor.

Ada juga beberapa jenis semut yang seringkali kita jumpai

Ada sekitar 15.000 spesies dan sub-spesies semut di seluruh dunia, 3.700 diantaranya banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara. Sedangkan di Indonesia terdapat 7 spesies atau jenis semut yang paling umum ditemukan di lingkungan rumah atau bisnis.

  1. Semut hitam rumah (Ochetellus)
  2. Semut api (Solenopsis spp)
  3. Semut hantu (Tapinoma melanocephalum)
  4. Semut bau (Tapinoma sessile)
  5. Semut firaun (Monomorium pharaonis)
  6. Semut tukang kayu (Camponotus pennsylvanicus)
  7. Semut trotoar (Tetramorium caespitum)

Pelajari lebih lanjut perbedaan setiap jenis semut di Indonesia berdasarkan penampilan, kebiasaan dan siklus hidup mereka dengan mengklik salah satu tautan di bawah ini.

Sudah lakukan banyak cara, tapi belum efektif membasmi semut?

Sudah lakukan berbagai macam cara dalam mengatasi permasalahan semut dan juga sudah melakukan pencegahan dari munculnya semut di tempat anda. Jika Anda memiliki masalah serius dengan hama semut yang tidak bisa diselesaikan solusi terbaik untuk mengatasi banyak semut di rumah atau bisnis Anda adalah dengan meminta bantuan dari jasa pembasmi semut profesional di dekat Anda.

Biological menawarkan metode pengendalian semut yang ditargetkan untuk jenis semut tertentu secara cepat, tepat serta efektif, serta ramah lingkungan dan aman untuk rumah, keluarga dan hewan peliharaan Anda.

Selain membantu dalam mengatasi masalah semut di tempat anda, Biological juga menyediakan konsultasi terkait hama. Pentingnya kita mengetahui siklus hidup dari hama agar dapat mencegah kemunculan hama

Written by Bio Pest

Related Posts

1 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *